HEADLINE NEWS

Jumat, 06 Mei 2011

Surabaya Under Cover – Panti Pijat (6)

Ada Yang Flat, Slim, dan Montok

Puas menikmati layanan pijat plus kelas menengah dengan terapis berwajah standar, jika kita memiliki kocek lebih dan mau memuaskan jiwa petualangan pada dunia kenikmatan tersebut, tak ada salahnya mencoba mengunjungi panti pijat kelas atas. Pada prinsipnya layanan pijat plus kelas atas ini tak jauh berbeda dengan pijat plus kelas menengah, hanya fasilitas dan wanita pemijatnya saja yang membedakan.
Untuk panti pijat kelas atas ini biasanya tidak menggunakan nama panti pijat, melainkan spa dan refleksi. Jumlahnya pun tak sebanyak panti pijat kelas menengah. Hanya terhitung puluhan saja di Kota Surabaya. Panti pijat kelas atas ini biasanya mengambil lokasi di pusat perbelanjaan, ruko, hotel, rumah makan, serta membuka gerai sendiri di pusat-pusat keramaian.
Kita tidak akan menemukan lokasi kumuh pada panti pijat kelas atas ini. Semua fasilitasnya serbah mewah layaknya hotel berbintang. Jika kita harus ekstra hati-hati dan sedikit malu ketika memasuki panti pijat kelas menengah dan kelas teri, sebaliknya kita tidak akan canggung sedikitpun untuk memasuki pijat plus kelas atas ini. Asalkan membawa 'amunisi' atau kocek yang tebal.
Beritajatim.com mencoba mengunjungi panti pijat kelas atas di kawasan tengah kota. Dengan menggunakan nama bergaya Perancis pijat plus kelas atas tersebut menawarkan layanan spa dan terapi hal ini tertera di papan namanya.
Begitu memasuki areal parkir, kita akan disambut ramah oleh petugas keamanan yang mengenakan pakaian safari mirip dengan pengamanan VVIP. Kita dipersilakan menuju ke ruang resepsionis. Di ruang itu, kita disambut oleh Coustomer Service yang berwajah cantik dengan menawarkan berbagai layanan terapi yang berbeda. Kebetulan paket layanan unggulan di tempat itu adalah terapi vitalitas.
Berbeda dengan panti pijat kelas menengah, disana kita tidak ditunjukan foto maupun wanita pemijat atau yang disebut terapist. Kita diminta memilih empat menu wanita pemijat, yakni flat, slim, sedang, dan montok. Menu tersebut mengarah pada ukuran tubuh sang terapist.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai yang paling standar Rp 350 ribu, hingga Rp 500 ribu tergantung paket yang akan kita ambil. Bahkan, ada yang menawarkan pelayanan dua orang terapis sekaligus, tentu denga biaya dobel dari harga standart.

2 komentar: