HEADLINE NEWS

Rabu, 01 Juni 2011

Korban Tsunami Mentawai Berharap Tidak Diperalat saat Pemilukada

Padang: Proses Pemilu Kada Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat (Sumbar) sudah berjalan. Masyarakat korban tsunami berharap pemilu kada membawa
perubahan dan tidak hanya menjadikan mereka sebagai komoditas politik.
"Masyarakat korban bencana tidak ingin diperalat politisi dan hanya dijadikan komoditas sementara untuk pemilu kada (pemilihan umum kepala daerah). Mereka ingin perubahan nasib," kata tokoh muda masyarakat Mentawai Berta Sarotdog, Selasa (31/5).

Menurut Direktur Yayasan Citra Mandiri (YCM) itu, masyarakat korban bencana siap untuk berpartisipasi dalam pemilu kada. Mungkin karena mereka sudah bosan dengan keadaan sekarang.

Sementara itu, Koordinator Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mentawai Roni Tri Noveta menilai masyarakat Mentawa,i termasuk korban bencana, siap untuk ikut pemilu kada. "Begitu hasil pemantauan kita di lapangan," katanya.

Menurut Roni, penyelenggara pemilu kada setempat saat ini sedang memutakhirkan data pemilih. "Di lapangan tidak ada masalah, termasuk di lokasi bencana. Petugas pemutakhiran data sudah masuk ke sana, tak ada masalah berarti," ujarnya.

Masalah yang ditemui, lanjut Roni, masih berkutat dengan kekurangan bahan bakar minyak (BBM) untuk perahu motor yang akan digunakan. "BBM masih langka dan mahal di tingkat eceran. Untuk berjaga-jaga, kami sudah minta kuota dua drum per bulan untuk KPU," ujarnya.

Menurutnya, KPU tetap menargetkan bisa menggelar pemilu kada pada 10 Oktober mendatang. "Pendaftaran calon dari partai akan kita buka pada 20 sampai 26 Juni. Sedangkan dari jalur perseorangan dipastikan tidak ada, karena tidak ada yang mendaftar saat kita membuka pendaftaran pada 17 sampai 21 Mei," katanya.

0 komentar:

Posting Komentar