HEADLINE NEWS

Selasa, 31 Mei 2011

Gangguan Jiwa, Anak Aniaya Bapak hingga Tewas

Mojokerto: Diduga penyakit jiwanya kambuh, warga Dusun Talun, Desa Talun, Kecamatan Dawarbladong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, tega menganiaya ayah kandungnya hingga tewas.

Bahkan, setelah melihat ayahnya, Katib (70), tersungkur dengan darah berceceran pelaku justru langsung melarikan diri.

Sebelum kejadian, korban sendirian menonton televisi di dalam rumahnya. Tiba-tiba, Timbang (40), pelaku yang tak lain anak korban, muncul dengan golok di tangan. Dari arah belakang, pelaku langsung membacok kepala korban beberapa kali.

Korban yang tak bisa melawan, langsung tersungkur jatuh ke lantai dengan luka bacok di bagian kepala. Menurut saksi mata, korban sempat berteriak minta tolong.

Warga yang mendengar teriakan korban langsung berlari menuju rumah korban. Adapun pelaku justru melarikan diri setelah warga datang.

Menurut adik pelaku, Masjulan (35), saat kejadian berlangsung ia tak berada di tempat. "Saya tidak tahu kejadiannya secara langsung, saya tahu bapak sudah dalam keadaan seperti ini (meninggal). Saya tahu setelah dikasih tahu tetangga," ungkapnya, Senin (30/05/2011) malam.

Masjulan menjelaskan jika pelaku sempat mengalami gangguan jiwa cukup lama, namun belum pernah dibawa ke rumah sakit jiwa. Masjulan menduga kakaknya berbuat seperti itu lantaran penyakit jiwa yang pernah dideritanya kambuh sehingga tidak bisa mengendalikan diri.

Meski sempat dirawat satu jam di RSI Sakinah, nyawa korban tak berhasil diselamatkan. Korban tewas dengan luka serius akibat bacokan parang di kepala.

Guna penyelidikan, pihak kepolisian membawa jenazah korban ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk visum. Sementara pelaku, masih melarikan diri.

0 komentar:

Posting Komentar